Negara Vietnam Akan Membuka Tempat Wisata Hanya Untuk Wisatawan Domestik

Negara Vietnam Akan Membuka Tempat Wisata Hanya Untuk Wisatawan Domestik

Negara Vietnam Akan Membuka Tempat Wisata Hanya Untuk Wisatawan Domestik – Akibat dari pandemi Corona yang menghantam ekonomi dunia membuat Negara Vietnam juga mengalami imbas.

Negara Vietnam Akan Membuka Tempat Wisata Hanya Untuk Wisatawan Domestik

Namun saat ini Vietnam telah bangkit dari serangan Virus dimana akan membuka kembali tempat wisata untuk para wisatawan domestik setelah mencatat nol kasus kematian virus corona.

Vietnam menjadi negara pertama yang ada di Asia Tenggara yang telah menghidupkan kembali pariwisatanya setelah pandemi Corona pada awal tahun 2020 ini.

Vietnam sendiri telah mencatat hanya ada 300 kasus virus per 9 Mei 2020 dan mencatat tidak adanya kematian yang terjadi di Vietnam.

Pemerintah Vietnam telah melepas penguncian atau Lockdown negaranya dan mengizinkan kembali bisnis pariwisata mulai beroperasi kembali.

Maskapai penerbangan, kereta api, perusahaan bus sudah kembali membuka rute-rute mereka usai setelah dilakukannya pembatasaan yang dilakukan di Viet.

Banyaknya tempat wisata yang telah dibuka di Vietnam seperti salah satunya adalah Imperial City yang ada di kota Hoang Thanh di Hue.

Kereta gantung di dataran tinggi Sapa juga telah kembali dbukan untuk para wisatawan domestik dan juga Gua Sungai di Phong Nha juga telah ramai di kunjungi oleh para wisatawan lokal.

Kota Hoi An adalah salah kota yang industri utamanya adalah pariwisata mengalami tamparan yang sangat dalam akibat Corona yang membuat ribuan orang kehilangan pekerjaan.

Hal ini terjadi karena 75 persen daru 5,35 juta wisatawan yang datang pada 2019 adalah wisatawan asing. Ini membuat beberapa resort, agen tur, dan ratusan toko yang memilih tutup selama terjadinya lockdown wilayah.

Salah satu warga bernama Pham Thi Thu Xiem yang merupakan seorang penjual gelang manik-manik di pantai An Bang menceritakan hari pertamanya dalam menjual gelang manik manik setelah penguncian di cabut Game Kartu Remi.

Iya menceritakan pengalaman selama jaga jarak sosial diberlakukan ia dan anak-anaknya hanya berada di rumah hanya menunggu sampai sekolah dibuka kembali.

Pham Thi mengatakan bahwa sebelum pandemi ia dapat menjual 15 gelang dalam 1 hari, namun untuk sekarang ia ragu akan laku. Dan juga berharap untuk segera berakhir pandemi dari virus corona.

Please follow and like us:
error